MANAJAMEN STRATEGI PART I

PT.NESTLE INDONESIA

Sekilas tentang Nestle Nestle adalah sebuah perusahaan makanan-minuman yang bermarkas di kota Vevey, Swiss. Nestle mendunia melalui beragam produk seperti air mineral, kopi, produk susu dan makanan bayi. Didirikan tahun 1866, nama nestle diambil dari nama seorang ahli farmasi yang berhasil menciptakan produk makanan berbasis susu khusus bayi yang kesulitan mengkonsumsi ASI yaitu Henry Nestle.
a. Pasar primer Konsumen Nestle merupakan perusahaan yang menjamah konsumen dari segala usia.
b. Spesifikasi Produk Dasar Nestle memproduksi makanan dan minuman yang berkontribusi terhadap kesehatan. Nestle Research Center menyatakan bahwa dari hasil penelitian gizi , makanan yang baik adalah makanan yang aman dan memiliki kualitas yang optimal untuk pertumbuhan. Nestle pun menawarkan rasa yang luar biasa dan aman untuk di konsumsi setiap saat. Harga yang diberikan pun bisa di jangkau oleh masyarakat luas. Selain itu, produk yang dihasilkan dapat memuaskan kebutuhan konsumen yang tidak dapat didapat dari produk lainnya.
c. Teknologi Untuk menghasilkan makanan yang baik, perusahaan memerlukan teknologi yang canggih. Nestle pun memiliki tempat penelitian yang bernama Nestle Research Center yang menggunakan teknologi mutahir untuk menguji makanan dan minuman yang bergizi dan aman dikonsumsi masyarakat luas.
d. Visi Perusahaan Makanan yang baik adalah sumber utama dari kesehatan yang baik sepanjang hidup. Nestle berusaha keras untuk memproduksi makanan yang aman, berkualitas tinggi, dan memberikan gizi yang optimal untuk memenuhi kebutuhan fisiologis. Selain Gizi, Kesehatan dan Pendidikan, produk Nestle membawa konsumen pada bahan vital rasa dan kesenangan. Sebagai konsumen diharapkan untuk terus membuat pilihan mengenai makanan dan minuman yang mereka konsumsi. Nestle membantu memberikan pilihan untuk semua selera individu dan preferensi gaya hidup. Penelitian adalah kunci bagian dari Nestle dan merupakan elemen penting dari masa depan kita. Masih banyak kita temukan peran makanan yang sehat dalam hidup kita, dan kita terus mencari jawaban untuk membawa konsumen ke Good Food for Good Life.

II.Strategi dan Taktik
Secara umum strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu atau bersifat long term. Sedangkan taktik adalah cara pencapaian tujuan dalam tingkat operasional pelaksanaan yang mempunyai rentang waktu yang relatif pendek. Dari definisi tersebut, strategi dibedakan dengan taktik yang memiliki ruang lingkup yang lebih sempit dan waktu yang lebih singkat. Dan dalam konteks perusahaan Nestle, strategi ini merupakan penjabaran dari visi dan misi Nestle yang telah disebutkan diatas. Strategi merupakan breakdown dari misi dan berupa penjelasan bagaimana caranya agar misi dapat terlaksana dengan baik.

III.Implementasi Manajemen Strategi dan Taktik
Keunggulan Bersaing Nestle
Untuk membedakan apa yang ditawarkan perusahaan Nestle, sejak tahun ini Nestle mulai serius mengembangkan model bisnis popularly positioned products (PPPs) yang merupakan strategi yang bersaing pada biaya. Kendati tersedia pasar besar dan sumber daya alam melimpah, investor makanan dan minuman tak cukup hanya mengandalkan modal dan nama besar, sehingga untuk tetap mempertahankan bisnisnya perusahaan harus dapat memahami karakter pasar. PPPs adalah produk Nestle yang menyasar konsumen berpenghasilan rendah. Namun meski harganya relatif miring, Nestle tidak akan mengabaikan kandungan dan kualitas gizi. Produk Nestle yang masuk kategori ini adalah Susu Nestle Ideal dan Sereal Koko Krunch. Nestle meneruskan strategi ini karena pasar ternyata antusias menyerap produk ini. Buktinya pada tahun 2010, pendapatan dari total penjualan produk PPPs mencapai sepertiga dari total pejualan produk Nestle Indonesia. Pertumbuhan penjualan produk PPPs secara regional juga terus meningkat. Total penjualan PPPs Nestle di negara berkembang mencapai US$ 8 miliar atau sekitar Rp 72 triliun pada tahun 2009. Kontribusinya cukup besar terhadap total penjualan sluruh produk Nestle di negara-negara berkembang yang mencapai US$ 33 miliar atau sekitar Rp 297 triliun.

b. produk-produk nestle dan strategi operasinalnya

adapun produk-produk yang dihasilkan nestle adalah sebagi berikut: 1. 1. Aneka kembang gula dan coklat Yang terkenal dengan nama permen FOXS. PT. NESTLE Indonesia pada penghasil kembang gula dan coklat terletak di kota tanggerang, banten.
2. Kopi dan Minuman Salah satu produk kopi dan minuman nestle yang terkenal di indonesia adalah kopi dengan jenis “NESCAFE”. Untuk produk kopi sendiri terletak di kota lampung, panjang factory.
3. Nutrisi untuk anak Dalam bidang ini,
adalah salah satu sumber profit terbesar dari perusahaan nestle. Hampir 40% dari seluruh jenis produk yang dihasilkan adalah susu. Untuk produk susu sendiri, nestle mencari lokasi di pasuruan, jawa timur dengan sebutan kejayan factory. Karena petani susu terbaik dan terbesar terletak di kta tersebut. Produk susu DANCOW pun menjai pilihan besar sebagian masyarakat indonesia, dibaningkan engan produk susu lainnya. Untuk strategi operasionalnya sendiri, mulai dari perencanaan hingga pemasarannya, Nestle menggunakan strategi line extension. Proses line extension yang terjadi pada Nestle DANCOW pertama-tama ialah melihat apakah perluasan lini tersebut sesuai dengan citra dari Nestle DANCOW itu sendiri yaitu sebagai expert dalam nutrisi khususnya dalam susu, dan sebagai partner orang tua. Langkah selanjutnya adalah melihat opportunity bagi Nestle DANCOW. Kemudian mencari tahu bagaimana rasa yang tepat untuk masyarakat Indonesia. Setelah itu harga juga harus diperhatikan agar sesuai dengan segmentasi yang ingin dituju. Langkah selanjutnya bagaimana dengan packaging produk perluasan lini tersebut. Dan yang terakhir bagaimana memasarkan produk perluasan lini tersebut agar sampai kepada segmentasi yang dituju. Nestle DANCOW melakukan strategi line extension agar dapat terus berkembang dan untuk terus memberikan apa yang konsumen inginkan. Selain agar bisnis DANCOW terus berkembang, strategi ini juga diharapkan dapat mempertahankan Nestle DANCOW sebagai market leader. Terakhir, berdasarkan hasil penelitian, Pemasaran yang dilakukan Nestle DANCOW terhadap produk lininya bermacam-macam seperti mengadakan kompetisi jingle, lalu caravan gizi DANCOW, hingga ke posyandu tergantung dengan segmentasi yang dituju oleh produk tersebut karena segmentasi dari produk-produk DANCOW berbeda-beda setiap sub-brandnya hal ini yang membuat Nestle DANCOW membedakan strategi pemasarannya ke tiap-tiap sub-brandnya. Jadi Nestle DANCOW terjun langsung ke segmen yang ingin dituju sesuai dengan sub-brandnyale.
4. Makanan Pendamping ASI Banyak jenis produk Nestle yang berupa makanan pendamping asi dan salah satu menjadi favorit konsumen di indonesia adalah nestle CERELAG.
5. Sereal Sarapan Nestle KOKO KRUNCH adalah salah satu produk makanan neste yang mendapat penghargaan besar konsumen Indonesia Produk Kuliner Bear Brand yang terkemas dalam satuan kaleng juga kini telah menjadi produk andalan Minuman Siap Minum Minuman susu kaleng milo adal
ah salah sat produk minuman siap minum nestle yang juga sudah dapat perhatian masyarakat. Selain itu terdapat juga produk susu bantal yang diproduksi siap untuk diminum.
6. Healt Care Nestle juga berinovasi dengan produk-produk untuk menjaga kesehaatan maupun perawatan produk tersebut antara lain adalah :
Nutren diabets Nutren optimun Nestle peptamen Nutren fiber c. Pengelolaan kualitas Pada Nestle, kualitas melampaui produk itu sendiri. Seluruh dunia dan seluruh merek nestle, terlihat dalam berbagai inisiator sosial dan lingkungan yang bersama-sama membuat perbedaan cukup. Sebenarnya, adalah bagaimana kita selalu melakukan bisnis di nestle dan merupadakan bagian dari apa yang kita sebut menciptakan shared value. Dengan fokus pada gizi,air dan pembangunan pedesaan, nestle bekerja untuk sumber pembuatan dan paket produk nestle ddengan cara-cara bertanggung jawab dan menikmati produk-produk nestle. Nestle bertujuan untuk membuat hidup konsumen lebih menyenangkan karena produk nestle tidak hanya rasa lebih baik, tetapi mereka juga lebih bergizi. d. Strategi Proses Nestle menggunakan strategi fokus mass customization. Strategi ini merupakan strategi pembuatan produk dan jasa yang dapat memenuhi keinginan pelanggan yang semakin unik, secara cepat dan murah. Nestle telah menunjukkan bahwa penggunaan mass customiztion dapat memberikan imbalan yang besar. Lebih dari 100 jenis produk nestle yang dihasilkan mendapatkan respon yang baik dari konsumen. Strategi ini di ciptakan dengan maksud untuk lebih banyak lagi menarik perhatian konsumen. Dengan menciptakan berbagai macam jenis produk dengan jumlah yang tinggi. Alasan dasar penerapan srategi ini adalah konsumen memilik permintaan yang tiak tetep. Selera pasar selalu berubah-ubah sehingga setiap perusahaan harus dapat menyesuaikan produk yang harus dihasilkan dengan selera pasar. Nestle adalah perusahaan makanan terbesar diseluruh dunia dengan ribuan macam produk dan unit bisnis dn lebih dari 84 negara. Nestle menerapkan strategi manajemen kontrol sistem yang terdesentralisasi, dengan mendegelasikan otoritas pengambilan keputusan dimasing-masing unit bisni sehingga keputusan keputusan yang dibuat sesuai dengan kondisi di masing-masing negara. Adapun taktik yang digunakan nestle untuk menyesuaikan kapasitas dengan permintaan pasar adalah: Mengubah staf yang ada (menambah dan mengurangi jumlah karyawan) Perusahaan raksasa makanan bernutrisi nestle memiliki rahasia yang unik dalam rekruitmen karyawannya. Strategi rekruitmen nestle adalah memastikan para kandidat yang akan bergabung setia menunggu pada tahun berikutnya ketika lowongan pada posisi telah tersedia. Menyesuaikan peralatan dan proses, meliputi pembelian mesin tambahan, atau menjual atau menyewakan peralatan yang ada Memperbaiki metode untuk meningkatkan hasil produksi Mendesain ulang produk untuk meningkatkan hasil produksi

Leave a Reply