TUGAS ETIKA BISNIS KE-1

TUGAS ETIKA BISNIS

 

MERANGKUM BUKU ETIKA BISNIS PADA BAB I

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

OLEH :

WIGITA MELYANTI      01112006

 

DOSEN PEMBIMBING

HJ. I.G.A ATJU NITYA DHARMANI

 

 

UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA

TAHUN 2014

 

 

SAMPUL BUKU

DAFTAR ISI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Pendahuluan

Salah satu dampak globlalisasi adalah adanya persaingan bisnis yang semakin ketat, yang ditandai oleh kegiatan bisnis yang tumbuh dan berkembang. Bisnis bisa dijalankan dengan cara berbeda antara suatu Negara atau organisasi atau perusahaan baik dari sisi budaya, politik, hukum, ekonomi, maupun sudut pandang.

Etika merupakan suatu keinginan yang murni daluatu cabang am membantu orang lain. Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara alin yaitu pengendalian diri, pengembangan tanggung jawab social, mempertahankan jati diri, menciptakan persaingan yang sehat, menerapkan konsep pembangunan yang berkelanjutan, menghindari sikap 5k, mampu negatakan yang benar itu benar, dll.

 

  1. Etika

Secara etimologi kata etika berasal dari bahasa yunani yang dalam bentuk tunggal yaitu “ethos” yang berarti sikap, cara berfikir, watak kesusilaan atau adat.

Sedangkan etika sendiri merupakan suatu cabang ilmu filsafat, tujuannya adalah mempelajari perilaku, baik moral maupun immoral, dengan tujuan membuat pertimbangan yang cukup beralasan dan akhirnya sampai pada rekomendasi yang memadai yang dapat diterima secara umum.

Dalam teori etika terdapat etika deontologi, etika teleologi, etika hak dan etika keutamaan.

  • Etika, etiket, moral, hukum dan Agama.

III.1 persamaan dan perbedaan etika dan etiket

  1. Persamaan etika dan etiket
  • Keduanya menyangkut objek yang sama yaitu perilaku manusia
  • Sama-sama mengatur perilaku manusia secara normatif
  1. Perbedaan etika dan etiket
  • Etiket menanyangkut cara melakukan perbuatan sedangkan dengan etika menyangkut pilihan.
  • Etiket pelaku pada suatu kelompok tertentu etika perlaku dimana dan dikapan saja.
  • Etiket bersifat relative dan etika bersifat absolute
  • Etiket memandang manusia dari segi lahiriya saja.

Etika menyangkut manusia dari segi rohania.

 

III.2 Etika dan Hukum

hukum pada dasarnya tidak hanya mencakup ketentuan yang dirumuskan secara tertulis, tapi juga nilai-nilai konversi yang menjadi norma di masyarakat. Sedangkan etika lebih banyak mencakup ketentuan yang tidak tertulis.

III.3 Perbedaan Moral dan Hukum

Hukum bersifat obyektif dan moral bersifat subyektif, hokum hanya membatas ruang lingkupnya pada tingkah laku lahiriya , sedangkan moral menyangkup perilaku batinia.

 

III.4 Etika dan Agama

Etika mendukung keberadaan agama dimana etika sanggup membantu manusia dalam menggunakan akal pikiran dalam memecahkan masalah.

 

III.5 Etika dan Moral

Etika merupakan refleksi dari apa yang disebut dengan selfcontrol jadi etika lebih berkaitan dengan kepatuhan sementara moral lebih berkaitan dengan tindak kejahatan.

 

  1. Bisnis

Bisnis adalah kegiatan manusia dalam mengorganisasikan sumberdaya untuk menghasilkan dan mendistribusikan barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat.

 

  1. Etika Bisnis

Etika bisnis merupakan slah satu bagian dari prinsip etik yang diterapkandalam dunia bisnis. Istilah etika bisnis mengandung pengertian bahwa sebuah rentan aplikasi yang khusus mempelajari tindakan yang diambil oleh bisnis dan pelaku bisnis.

Etika bisnis dapat dibagi dalam dua pandangan yaitu

  1. Etika normatife
  2. Etika deskriptif

 

  1. Indikator Etika Bisnis

Beberapa indicator yang dipakai untuk menyarakan apakah seorang dan suatu perusahaan telah melaksanakan etika bisnis dalam kegiatan usahanya antara lain:

  1. Indikator ekonomi
  2. Indicator menurut peraturan khusus yang berlaku
  3. Indicator menurut hukum
  4. Indicator berdasarkan ajaran agama
  5. Indicator berdasarkan nilai budaya
  6. Indicator dari masing-masing pelaku bisnis.

Leave a Reply